Tampilkan postingan dengan label Wireless. Tampilkan semua postingan
LAB 4 Wireless Encription ( Enkripsi Jaringan Pada Mikrotik )
0

Keamanan dalam router sangatlah perlu. Terlebih dalam sebuah jaringan sangat rawan terjadinya kejahatan seperti pencurian file data maupun pencurian bandwidth (koneksi internet). Untuk mengatasi masalah tersebut terdapat fitur yang dapat kita handalkan dalam routerboard mikrotik. Fitur tersebut sering kita kenal dengan fitur security profiles.
Dalam kasus ini dijelaskan terdapat sebuah jaringan point to multipoint dimana router AP memberika pengamanan berupa sistem autentikasi WEP lalu WPA. Berikut penjelasan tentang WEP & WPA berserta cara konfigurasinya.
- WEP (Wired Equivalent Privacy)
Versi awal security wireless adalah WEP yang diperkenalkan pada September 1999. Bekerja dengan menggunakan stream cipher untuk menjaga kerahasiaan data dan menggunakan CRC-32 checksum untuk memastikan keutuhan data pada saat terjadi trasmisi data.
WEP juga menggunakan sebuah key. WEP Keys terdiri dari 40 hingga 128bits yang biasanya didefinisikan secara statik di perangkat AP dan Client sehingga bisa saling berkomunikasi.
Saat ini WEP sudah tidak banyak digunakan disebabkan karena WEP rentan terhadap serangan dan sudah dapat dilakukan cracking.
- WPA (Wi-Fi Protected Access)
WPA merupakan generasi lanjutan dari WEP. Dikembangkan karena kerentanan WEP Security terhadap serangan. Untuk algoritma enkripsi WPA menggunakan Temporal Key Integrity Protocol (TKIP) atau bisa juga menggunakan Advanced Encryption Standard (AES) dengan kemampuan encrypt lebih tinggi.
Pengembangan dari WPA adalah WPA2 yang dalam proses enkripisi nya bisa menggunakan kombinasi TKIP dan AES.
Untuk Setup Awal bisa dilihat pada Lab Wireless sebelumnya.
Langkah awal yaitu setup interface Wireless.
- Konfigurasi WEP Access Point
Buat terlebih dahulu security profilenya agar setiap router yang ingin terhubung dengan AP kita harus memasukan password terlebih dahulu. Dalam kasus ini kita akan menggunakan autentikasi WEP.
Berikut langkah nya :
Interface wireless > security profiles > pilih tanda tambah > setting nama security beserta mode nya > pindah ke tab static key > masukan password pada key 0 > Apply > OK


Lalu kita masuk kebagian inti dimana kita melakukan setting wireless dengan menggunakan mode ap bridge. Mode ap bridge digunakan sebagai Access point atau pemancar dan bisa melayani lebih dari satu client , mode ini juga bisa kita gunakan untuk network yang sifatnya Routing ataupun Bridging.
Untuk menggunakan mode ini perangkat Routerboard minimal memiliki lisensi level 3, sebagai contoh untuk type produk Embedded 5.xGHz jenis SXT-5HnD yang hanya memiliki license level 3, kita bisa membuat koneksi point to multipoint dengan menggunakan lebih dari 2 buah perangkat tersebut.

- Konfigurasi WEP Client
Kita setting security profilenya dengan mode WEP karena pada AP menggunakan mode WEP.
berikut langkah nya :
Interface wireless > security profiles > pilih tanda tambah > setting nama security beserta mode nya > pindah ke tab static key > masukan password pada key 0 > Apply > OK


Jika settingan di atas sudah kita lakukan semua sekarang kita lakukan penyettingan pada interface wirelessnya. Mode yang digunakan adalah mode station.
Wireless dengan Mode station ini digunakan sebagai wireless client/ penerima pada topologi PTP (Point To Point) atau PTMP (Point To Multi Point), wireless Mode station hanya bisa digunakan untuk membentuk network yang sifatnya routing, sehingga mode ini merupakan salah satu mode yang efektif dan efisian jika pada sisi wireless client/station tidak dibutuhkan bridging.
Berikut langkah nya :
Klik dua kali pada interface WLAN >wireless > setting mode menjadi station > Scan.

Langkah terakhir test Ping ke Access Point.

- Konfigurasi WPA Access Point
Kita buat terlebih dahulu security profilenya agar setiap router yang ingin terhubung dengan AP kita harus memasukan password terlebih dahulu. Dalam kasus ini kita akan menggunakan autentikasi WPA.
Berikut langkah nya :
Interface wireless > security profiles > pilih tanda tambah > setting nama security beserta mode nya > masukan password> Apply > OK

Lalu kita masuk kebagian inti dimana kita melakukan setting wireless dengan menggunakan mode ap bridge. Mode ap bridge digunakan sebagai Access point atau pemancar dan bisa melayani lebih dari satu client , mode ini juga bisa kita gunakan untuk network yang sifatnya Routing ataupun Bridging. Untuk menggunakan mode ini perangkat Routerboard minimal memiliki lisensi level 3, sebagai contoh untuk type produk Embedded 5.xGHz jenis SXT-5HnD yang hanya memiliki license level 3, kita bisa membuat koneksi point to multipoint dengan menggunakan lebih dari 2 buah perangkat tersebut.

- Konfigurasi WPA Client
Setting terlebih dahulu security password agar dapat terkoneksi dengan AP kita. Kita setting security profilenya dengan mode WEP karena pada AP menggunakan mode WPA.
Berikut langkah nya :
Interface wireless > security profiles > pilih tanda tambah > setting nama security beserta mode nya > masukan password> Apply > OK

Jika settingan di atas sudah kita lakukan semua sekarang kita lakukan penyettingan pada interface wirelessnya. Mode yang digunakan adalah mode station. Wireless dengan Mode station ini digunakan sebagai wireless client/ penerima pada topologi PTP (Point To Point) atau PTMP (Point To Multi Point), wireless Mode station hanya bisa digunakan untuk membentuk network yang sifatnya routing, sehingga mode ini merupakan salah satu mode yang efektif dan efisian jika pada sisi wireless client/station tidak dibutuhkan bridging

Langkah terakhir test Ping ke Access Point.

Selesai.
By : Unknown
Lab 2 - Wireless Point To Multi Point
0
Point to Multipoint Adalah satu komputer/perangkat yang dapat di sambungkan ke banyak komputer/perangkat dan biasanya jaringan ini digunakan pada area hotspot ataupun pada warnet.
Konfigurasi :
1 AP : 30.30.30.1
2 CLIENT : 172.16.2.243/24
1. Pertama pada router yang akan di jadikan router AP, konfig IP Address,gateway,DNS sampai bisa
terkoneksi ke internet.
2. Jika sudah, masuk ke wireless lagi dan double klik di wlan1.
3. Di dalam nya, kamu ubah modenya menjadi ap bridge, band nya 2GHz. Jika sudah klik apply ok.
kemudian beralih ke freq usage di nomor 4.
4. Maka nanti akan terlihat frequency nya.
Konfigurasi AP (Access Point) sudah selesai.
Dan sekarang saat nya mengkonfigurasi di Client, yang AP nya tidak usah di close atau di apa apa kan.
2. Nah kemudian kalian bisa melihat frequency dan CCQ nya saat client tidak membuka browser.
Berikutnya coba di klik torch untuk melihat client.
1. Coba buka browser dan coba download.
Beralih lagi KE AP
1. Dan lihat CCQ dan frequency nya akan naik dan bertambah.
Tujuan :
Untuk mengetahui cara konfigurasi/melakukan point to multi point.
Konsep Dasar :
Konfigurasi :
1 AP : 30.30.30.1
2 CLIENT : 172.16.2.243/24
1. Pertama pada router yang akan di jadikan router AP, konfig IP Address,gateway,DNS sampai bisa
terkoneksi ke internet.
kemudian beralih ke freq usage di nomor 4.
Dan sekarang saat nya mengkonfigurasi di Client, yang AP nya tidak usah di close atau di apa apa kan.
KONFIGURASI CLIENT
1. Langkah pertama di PC Client, buka wireless. Dan di dalam nya pilih scan
2. Nah di dalam scan, cari SSID dari AP yang tadi sudah di buat namanya RiSepCa, di klik dan kemu
dian klik Connect.
dian klik Connect.
3. Nah jika sudah, ganti modenya menjadi station dan kemudian klik apply dan ok.
4. Jika sudah buka terminal baru, setting IP client,gateway,dan dns. Jika sudah coba di ping ke google.
5. Jangan lupa setting IP Ether 2 nya juga dan firewall nya.
6. Jika sudah, setting IP LAN nya 30.30.30.4 dan gateway nya 30.30.30.1=IP AP
7. Jika sudah coba ping ke 30.30.30.1 dan coba ping ke google.
Beralih Ke AP lagi
1, Buka Wireless Table di registration, dan lihat ada 2 client yang terhubung. Nah jika kalian ingin
melihat status dari kedua client tersebut, coba di double klik salah satu client yang terhubung.
melihat status dari kedua client tersebut, coba di double klik salah satu client yang terhubung.
Berikutnya coba di klik torch untuk melihat client.
Kembali lagi ke PC Client :
Beralih lagi KE AP
1. Dan lihat CCQ dan frequency nya akan naik dan bertambah.
SEKIAN DAN TERIMA KASIH ^.^
By : Unknown
Lab 3 - Wireless Access Management (2) - Dinamic Client
0

TUJUAN :
2. Berikutnya kalian ke Registration kalian lihat AP yang terhubung tadi masih terdaftar di
registration, kalian double klik di interace wlan 1 nya.
3. Kemudian jika sudah muncul, kalian klik Copy To Connect List. Itu berguna untuk mengkopi AP
ke client yang sudah terhubung. kemudian kalian cek lagi di connect list, nanti akan muncul AP
nya.
4. Kemudian kalian coba ping ke google, jika berhasil. Maka Client sudah terhubung dengan AP
TUJUAN :
- Untuk Mengetahui Cara Konfigurasi Access Point Secara Dinamic Dari Client.
KONSEP DASAR :
KONFIGURASI :
1. Sebelumnya, tadi sudah di jelaskan tentang Wireless Access Management - Static. Sekarang di
client akan melakukan proses Access Point Dinamic, proses ini hampir sama dengan static. Hanya
saja ini cara cepatnya (cadas).
Pertama masuk ke Wireless kemudian ke Connect List, pastikan kamu mendisable kan dulu
koneksi nya yang ke AP.
client akan melakukan proses Access Point Dinamic, proses ini hampir sama dengan static. Hanya
saja ini cara cepatnya (cadas).
Pertama masuk ke Wireless kemudian ke Connect List, pastikan kamu mendisable kan dulu
koneksi nya yang ke AP.
registration, kalian double klik di interace wlan 1 nya.
ke client yang sudah terhubung. kemudian kalian cek lagi di connect list, nanti akan muncul AP
nya.
SEKIAN TERIMA KASIH ^.^
By : Unknown
Lab 3 - Wireless Access Management - Static
0

TUJUAN :
KONFIGURASI :
SERVER :
CLIENT :
1. Pertama masuk ke Wireless setelah itu masuk ke Registration. Setelah masuk ke registration,
kalian double klik di Mac Address nya dan jangan di tutup.
2. Berikutnya berikutnya pindah ke Connect List. lalu klik tanda (+) untuk membuat Station baru.
3. Berikutnya kalian buka di jendela Registration yang pertama tadi, di dalam nya ada Mac Address
nah Mac Address nya di pindahkan ke New Station Connect Rule, Interface = wlan1, Cekliskan
connect nya. Kemudian klik Apply dan Ok.
4. Jika sudah nanti lihat di connect list, yang tadinya kosong jadi ada.
5. Jika sudah coba kalian ping google, jika berhasil maka sukses.
6. Kemudian coba tanda ceklis nya yang di connect tadi di hilangkan.
7. Berikutnya coba ping google, maka hasilnya akan No Route karena client tidak terhubung dengan
Access Point.
TUJUAN :
- Untuk Mengetahui Cara Konfigurasi Wireless Access Management secara Static.
KONSEP DASAR :
KONFIGURASI :
SERVER :
CLIENT :
1. Pertama masuk ke Wireless setelah itu masuk ke Registration. Setelah masuk ke registration,
kalian double klik di Mac Address nya dan jangan di tutup.
nah Mac Address nya di pindahkan ke New Station Connect Rule, Interface = wlan1, Cekliskan
connect nya. Kemudian klik Apply dan Ok.
itu adalah Mac Address Acces Point nya.
Access Point.
SEKIAN TERIMA KASIH ^.^
By : Unknown
Lab 1 - Wireless Point To Point
0

THE PURPOSE OF THE TEXT :
Wireless Point-to-Point is a wireless communication connection between two points, where the host is connected only with one client.
Wireless Point-to-Point (P2P) using two Mikrotik Mikrotik + Directional Antenna (Grid, Yagi, Sectoral, etc.). Application of Wireless Point-to-point on Mikrotik RouterOS license requires a minimum of level 3 with bridge mode - station.
TOPOLOGY :
CONFIGURATION :
1. The first step, open the winbox with the address routerOS, next go to wireless, then you can
see the wlan1. Click it, and then click the number 3 icon to enable the WiFi.
2. After the WiFi enable, double click at the type of the wlan1.
3. After you double click at the type of wlan1 ,the selection window will show up like this.
4. Then edit like this.
Number 1 : change the mode into ap bridge, Band into 2GBHz-B/G/N
Number 2 : SSID, enter the name of SSID what ever you want
Then click apply , OK.
5. Next step, open the New Terminal.
6. In terminal, config the IP address like in the picture.
"wlan1" the yellow mark, change into ether1.
7. Next, Config the IP of wlan1 like the picture.
8. Then open the WiFi icon in your windows, and find your SSID. If the SSID name will show up, it means
you already done the config of SSID.
9. After you find your SSID, try to connect. it must be Limited Access.
10. Go to IPv4 configurtion, enter the IP address, enter the gateway of Mikrotik, then enter the DNS
google. After done, click Ok.
11. After done, wait a few minute. The window to set network location will show up.
choose the Public Network.
12. Now try ping google with (SSID) Connection.
13. Now from the other router, try to enable the wireless again. Then double click at the type wlan1.
14. In the interface wlan1 , clcik scan to find the first SSID you made.
15. Now find the name of the SSID, if you find it. click it, then click connect to connect with the SSID
network.
16. Then, click apply to connect with the SSID.
17. Next open the New Terminal, then setting the IP and IP Firewall.
18. Next open the LAN connection in windows 7.
number1 : enter the IP Address.
number2 : enter the IP Gateway MikroTIK
number3 : enter the DNS. Then click OK
19. After that , it will show up the window "Select Location For The 'Network'". Choose the public
network.
20. The last step, try to PING to google, if connect you already succeed to configure the WLAN
Point To Point.
ANY QUESTION? ^.^
THE PURPOSE OF THE TEXT :
- To know how to configure Wireless Point To Point with MikroTIK
BASIC CONCEPTS
Wireless Point-to-Point (P2P) using two Mikrotik Mikrotik + Directional Antenna (Grid, Yagi, Sectoral, etc.). Application of Wireless Point-to-point on Mikrotik RouterOS license requires a minimum of level 3 with bridge mode - station.
TOPOLOGY :
CONFIGURATION :
1. The first step, open the winbox with the address routerOS, next go to wireless, then you can
see the wlan1. Click it, and then click the number 3 icon to enable the WiFi.
2. After the WiFi enable, double click at the type of the wlan1.
3. After you double click at the type of wlan1 ,the selection window will show up like this.
4. Then edit like this.
Number 1 : change the mode into ap bridge, Band into 2GBHz-B/G/N
Number 2 : SSID, enter the name of SSID what ever you want
Then click apply , OK.
5. Next step, open the New Terminal.
6. In terminal, config the IP address like in the picture.
"wlan1" the yellow mark, change into ether1.
7. Next, Config the IP of wlan1 like the picture.
you already done the config of SSID.
google. After done, click Ok.
choose the Public Network.
network.
number1 : enter the IP Address.
number2 : enter the IP Gateway MikroTIK
number3 : enter the DNS. Then click OK
network.
Point To Point.
ANY QUESTION? ^.^
By : Unknown













































